Memulai usaha bukan selalu tentang memiliki modal besar atau fasilitas lengkap. Terkadang, semuanya berawal dari kepekaan melihat peluang. Hal inilah yang menjadi titik awal lahirnya Made By Damps, sebuah usaha sablon dan penyediaan seragam yang tumbuh dari kebutuhan nyata di lapangan. 

Perjalanan ini bermula pada tahun 2024, saat momentum Pilkada berlangsung. Saat itu, Opick Delian Alindra terlibat sebagai anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Dalam perannya, ia melihat secara langsung tingginya kebutuhan seragam di lingkungan penyelenggara, mulai dari tingkat kecamatan, desa, hingga TPS. Kebutuhan tersebut mencakup berbagai jenis, seperti seragam PDH, kaos, hingga rompi. 


Namun, di tengah tingginya permintaan tersebut, ketersediaan penyedia jasa justru sangat terbatas. Dari sinilah muncul peluang besar yang tidak semua orang mampu melihatnya. Situasi tersebut menjadi titik balik bukan hanya sekadar kebutuhan, tetapi juga potensi usaha yang menjanjikan. 

Meski peluang terbuka lebar, perjalanan merintis usaha tentu tidak selalu mudah. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan modal dan fasilitas. Untuk mengatasi hal ini, Opick mengambil langkah strategis dengan membatasi sistem jual beli berbasis utang-piutang guna menjaga kestabilan keuangan. Di sisi lain, keterbatasan alat dan fasilitas tidak menjadi penghalang. Ia memilih untuk membangun kerja sama dengan beberapa pihak yang dapat membantu proses produksi dan operasional usaha. Kolaborasi ini menjadi salah satu kunci penting dalam menjalankan usaha di fase awal.           

Lebih dari sekadar bisnis, Made By Damps dibangun di atas nilai-nilai yang kuat. Kejujuran, kedisiplinan, profesionalisme, pelayanan yang baik, serta tanggung jawab menjadi fondasi utama dalam menjalankan usaha. 

Nilai-nilai inilah yang perlahan membentuk identitas bisnis sekaligus membangun kepercayaan pelanggan. Karena pada akhirnya, dalam dunia usaha, kepercayaan adalah segalanya. Namun, membangun kepercayaan bukanlah hal yang instan. Dibutuhkan proses, konsistensi, dan kepribadian yang baik dalam setiap interaksi dan pelayanan yang diberikan kepada pelanggan.     
    
   
Menariknya, perjalanan Opick dalam dunia usaha tidak dimulai dari sini. Sejak tahun 2021, ia telah mencoba berbagai jenis usaha dan menjual beragam produk. Proses eksplorasi tersebut menjadi bagian penting dalam menemukan bidang yang paling sesuai.             

Hingga akhirnya, pada tahun 2024, ia menemukan ritme dan kenyamanan dalam usaha sablon melalui Made By Damps. Di sinilah ia merasa usahanya berjalan lebih lancar dan terarah dibandingkan sebelumnya. Kisah ini menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan usaha memiliki prosesnya masing-masing. Tidak selalu langsung berhasil, namun selalu memberikan pelajaran. Pesan yang ingin disampaikan pun sederhana namun kuat: jangan pernah merasa minder, apalagi takut untuk mencoba. Karena bisa jadi, peluang terbaik justru datang dari keberanian untuk memulai, meski dari nol.